Senin, 11 November 2013

SISTEM INFORMATIKA PSIKOLOGI



NAMA : LAILA ULFAH KHAIRUNISA
KELAS : 4PA05
NPM : 19510142
 
1. Pengertian Informasi
Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Adapun menurut para tokoh mengenai informasi sebagai berikut :

Menurut Wiryanto (2004) hasil dari proses intelektual seseorang.
Menurut Zulkifli Amsyah (2005) informasi adalah data yang sudah diolah kedalam bentuk tertentu sesuai dengan keperluan pemakaian informasi tersebut.

Menurut Kusrini & Andri Kaniyo (2007) informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.
Menurut Chr. Jimmy. L. Gaol (2008) informasi adalah segala sesuatu keterangan yang bermanfaat untuk para pengambil keputusan/manajer dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Menurut Hendi Haryadi (2009) informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Analisa yang dapat saya jabarkan dari beberapa definisi diatas tersebut bahwasanya informasi adalah sumber berita yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi setiap manusia dan dapat menjadi komunikasi secara langsung maupun tidak langsung bagi penerima ataupun pemberi informasi tersebut.


2. Pengertian Sistem
Sistem itu sendiri berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) yang dapat diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu entitas yang berinteraksi, dimana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak. Kumpulan elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujaun tertentu seperti input, proses, dan output. Definisi menurut para tokoh mengenai sistem ialah :
Menurut Hanif Al Fatta  (2007) sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung satu sama lain.
Menurut Ida Nuraida (2008) sistem adalah kumpulan komponen dimana masing-masing  komponen memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling bergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk bekerja mencapai tujuan tertentu. Lalu ,
Menurut Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sistem adalah hubungan satu unit dengan unit-unit lainnya yang saling berhubungan satu sama lainnya dan yang tidak dapat dipisahkan serta menuju suatu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Apabila satu unit macet/terganggu, unit lainnya pun akan terganggu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan tersebut.
Menurut analisa saya mengenai sistem ini adalah satu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, atau materi lainnya sehingga berhubungan satu sama lainnya.

3. Pengertian Psikologi
Psikologi berasal dari bahasa Yunani yang merupakan penggabungan dari kata psyche dan logos. Psyche yang berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Bisa juga diartikan ilmu jiwa secara Harafiah. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya meskipun tidak dapat dipungkiri keberadaannya.

Menurut Ensiklopedi Nasional Jilid 13 (1990) psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara langsung maupun tidak langsung.
Menurut Dakir (19993) psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan.
Menurut Muhibbin Syah (2001) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari  tentang tingkah laku terrbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya. Sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan, dan lain sebagainya.
Analisa yang dapat saya simpulkan mengenai psikologi ini bahwa ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungan.

4. Sistem Informasi Psikologi
Sistem Informasi Psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan psikologi .
Contoh kasus disini ialah: Saat ini banyaknya jasa tes-tes psikologi secara online yang dulu hanya diberikan secara manual ini semua berkat pesatnya tekhnologi yang terjadi di dunia saat ini. Dan adanya sistem informasi dibidang psikologi ini mempengaruhi laboratorium psikologi dimana didalamnya sudah menggunakan prinsip ilmu komputer. Secara langsung ini menjadikan ilmu psikologi berkembang secara pesat berkat adanya perkembangan dan kerjasama dari pihak-pihak yang mengelola informasi dengan bidang psikologi.
Semoga bermanfaat :)

Referensi :

Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. (Google Book)

Dakir. (1993). Dasar-Dasar Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fatta, H.A. (2007). Analisis & Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi (Google Book)

Gaol, C.J.L. ( 2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo. (Google Book)

Haryadi, H. (2009). Administrasi Perkantoran. Jakarta: Visi Media (Google Book)

Kusrini & Kaniyo, A. (2007). Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta: Penerbit Andi (Google Book)

Muhibbinsyah. (2001). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Nuraida, I. (2008). Manajemen Administrasi Perkantoran. Yogyakarta: Kanisius (Google Book)

Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Grasindo (Google Book)

Selasa, 02 April 2013

TERAPI PSIKOANALISIS

TERAPI PSIKOANALISIS Psikoanalisis adalah cabang ilmu yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dan para pengikutnya, sebagai studi fungsi dan perilaku psikologis manusia. Sigmund Freud sendiri dilahirkan di Moravia pada tanggal 6 Mei 1856 dan meninggal di London pada tanggal 23 September 1939. Pada mulanya istilah psikoanalisis hanya dipergunakan dalam hubungan dengan Freud saja, sehingga "psikoanalisis" dan "psikoanalisis" Freud sama artinya. Bila beberapa pengikut Freud dikemudian hari menyimpang dari ajarannya dan menempuh jalan sendiri-sendiri, mereka juga meninggalkan istilah psikoanalisis dan memilih suatu nama baru untuk menunjukan ajaran mereka. Contoh yang terkenal adalah Carl Gustav Jung dan Alfred Adler, yang menciptakan nama "psikologi analitis" (en: Analitycal psychology) dan "psikologi individual" (en: Individual psychology) bagi ajaran masing-masing. Psikoanalisis memiliki tiga penerapan : 1. suatu metoda penelitian dari pikiran. 2. suatu ilmu pengetahuan sistematis mengenai perilaku manusia. 3. suatu metoda perlakuan terhadap penyakit psikologis atau emosional. Dalam cakupan yang luas dari psikoanalisis ada setidaknya 20 orientasi teoretis yang mendasari teori tentang pemahaman aktivitas mental manusia dan perkembangan manusia. Berbagai pendekatan dalam perlakuan yang disebut "psikoanalitis" berbeda-beda sebagaimana berbagai teori yang juga beragam. Psikoanalisis Freudian, baik teori maupun terapi berdasarkan ide-ide Freud telah menjadi basis bagi terapi-terapi moderen dan menjadi salah satu aliran terbesar dalam psikologi.. Sebagai tambahan, istilah psikoanalisis juga merujuk pada metoda penelitian terhadap perkembangan anak. TERAPI PSIKOANALISIS (FREUD) • Psikoanalisis adalah sebuah model perkembangan kepribadian, filsafat tentang sifat manusia dan metode psikoterapi • Secara historis → aliran pertama dari 3 aliran utama psikologi • Sumbangan utama psikoanalisis : 1. kehidupan mental individu menjadi bisa dipahami, dan pemahaman terhadap sifat manusia bias diterapkan pada perbedaan penderitaan manusia 2. tingkah laku diketahui sering ditentukan oleh factor tak sadar 3. perkembangan pada masa dini kanak-kanak memiliki pengaruh yg kuat thd kepribadian dimasa dewasa 4. teori psikpanalisis menyediakan kerangka kerja yg berharga untuk memahami cara-cara yg di use oleh individu dalam mengatasi kecemasan 5. terapi psikoanalisis telah memberikan cara2 mencari keterangan dari ketidaksadaran melalui analisis atas mimpi2 • Konsep2 utama terapi psikoanalisis 1. struktur kepribadian • id • ego • super ego 2. pandangan ttg sifat manusia • pandangan freud ttg sifat manusia pd dasarnya pesimistik, deterministic, mekanistik dan reduksionistik 3. kesadaran & ketidaksadaran • konsep ketaksadaran  mimpi2 → merupakan representative simbolik dari kebutuhan2, hasrat2 konflik  salah ucap / lupa → thd nama yg dikenal  sugesti pascahipnotik  bahan2 yg berasal dari teknik2 asosiasi bebas  bahan2 yg berasal dari teknik proyektif 4. Kecemasan • Adalah suatu keadaan yg memotifasi kita untuk berbuat sesuatu Fungsi → memperingatkan adanya ancaman bahaya • 3 macam kecemasan  Kecemasan realistis  Kecemasan neurotic  Kecemasan moral • Tujuan terapi Psikoanalisis • Membentuk kembali struktur karakter individu dg jalan membuat kesadaran yg tak disadari didalam diri klien • Focus pd uapaya mengalami kembali pengalaman masa anak2 • Fungsi & peran Terapis • Terapis / analis membiarkan dirinya anonym serta hny berbagi sedikit perasaan & pengalaman shg klien memproyeksikan dirinya kepada teapis / analis • Peran terapis  Membantu klien dalam mencapai kesadaran diri, kejujuran, keefektifan dalam melakukan hub personal dlm menangani kecemasan secara realistis  Membangun hub kerja dg klien, dg byk mendengar & menafsirkan  Terapis memberikan perhatian khusus pada penolakan2 klien  Mendengarkan kesenjangan2 & pertentangan2 pd cerita klien • Pengalaman klien dlm terapi • Bersedia melibatkan diri kedalam proses terapi yg intensif & berjangka panjang • Mengembangkan hub dg analis / terapis • Mengalami krisis treatment • Memperoleh pemahamn atas masa lampau klien yg tak disadari • Mengembangkan resistensi2 untuk belajar lbh byk ttg diri sendiri • Mengembangkan suatu hub transferensi yg tersingkap • Memperdalam terapi • Menangani resistensi2 & masalah yg terungkap • Mengakhiri terapi • Hub terapis & klien • Hub dikonseptualkan dalam proses tranferensi yg menjadi inti Terapi Psikoanalisis • Transferensi mendorong klien untuk mengalamatkan pd terapis “ urusan yg belum selesai” yg terdapat dalam hub klien dimasa lalu dg org yg berpengaruh • Sejumlah perasaan klien timbul dari konflik2 seperti percaya lawan tak percaya, cinta lawan benci • Transferensi terjadi pada saat klien membangkitkan kembali konflik masa dininya yg menyangkut cinta, seksualitas, kebencian, kecemasan & dendamnya • Jika analis mengembangkan pandangan yg tidak selaras yg berasal dari konflik2 sendiri, mk akan terjadi kontra transferensi Bentuk kontratransferensi → perasaan tdk suka / keterikatan & keterlibatan yg berlebihan  Kontratransferensi dapat mengganngu kemajuan terapi • Teknik dasar Terapi Psikoanalisis 1. Asosiasi bebas → adalah suatu metode pemanggilan kembali pengalaman2 masa lalu & pelepasan emosi2 yg berkaitan dg situasi2 traumatik di masa lalu 2. Penafsiran → Adalah suatu prosedur dalam menganalisa asosiasi2 bebas, mimpi2, resistensi2 dan transferensi * bentuk nya = tindakan analis yg menyatakan, menerangkan, bahkan mengajari klien makna2 t.l 3. Analisis Mimpi → Suatu prosedur yg penting untuk menyingkap bahan2 yg tidak disadari dan memberikan kpd klien atas beberapa area masalah yg tak terselesaikan 4. Analisis dan Penafsiran Resistensi → Ditujukan untuk membantu klien agar menyadari alasan2 yg ada dibalik resistensi shg dia bias menanganinya 5. Analisis & Penafsiran Transferensi → Adalah teknik utama dalam Psikoanalisis krn mendorong klien untuk menghidupkan kembali masa lalu nya dalam terapi

Minggu, 06 Januari 2013

MULTIKULTURALISME

Multikulturalisme Multikulturalisme adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman, dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang mereka anut.Multikulturalisme juga di artikan sebagai sebuah filosofi terkadang ditafsirkan sebagai ideologi yang menghendaki adanya persatuan dari berbagai kelompok kebudayaan dengan hak dan status sosial politik yang sama dalam masyarakat modern. Istilah multikultural juga sering digunakan untuk menggambarkan kesatuan berbagai etnis masyarakat yang berbeda dalam suatu negara. Multikulturalisme berasal dari dua kata; multi (banyak/beragam) dan cultural (budaya atau kebudayaan), yang secara etimologi berarti keberagaman budaya. Budaya yang mesti dipahami, adalah bukan budaya dalam arti sempit, melainkan mesti dipahami sebagai semua dialektika manusia terhadap kehidupannya. Dialektika ini akan melahirkan banyak wajah, seperti sejarah, pemikiran, budaya verbal, bahasa dan lain-lain. Mengutip S. Saptaatmaja dari buku Multiculturalisme Educations: A Teacher Guide To Linking Context, Process And Content karya Hilda Hernandes, bahwa multikulturalisme adalah bertujuan untuk kerjasama, kesederajatan dan mengapresiasi dalam dunia yang kian kompleks dan tidak monokultur lagi. Multikultural berarti beraneka ragam kebudayaan. Menurut Parsudi Suparlan (2002) akar kata dari multikulturalisme adalah kebudayaan, yaitu kebudayaan yang dilihat dari fungsinya sebagai pedoman bagi kehidupan manusia. Dalam konteks pembangunan bangsa, istilah multikultural ini telah membentuk suatu ideologi yang disebut multikulturalisme. Konsep multikulturalisme tidaklah dapat disamakan dengan konsep keanekaragaman secara sukubangsa atau kebudayaan sukubangsa yang menjadi ciri masyarakat majemuk, karena multikulturalisme menekankan keanekaragaman kebudayaan dalam kesederajatan. Ulasan mengenai multikulturalisme mau tidak mau akan mengulas berbagai permasalahan yang mendukung ideologi ini, yaitu politik dan demokrasi, keadilan dan penegakan hukum, kesempatan kerja dan berusaha, HAM, hak budaya komuniti dan golongan minoritas, prinsip-prinsip etika dan moral, dan tingkat serta mutu produktivitas. Multikulturalisme bertentangan dengan monokulturalisme dan asimilasi yang telah menjadi norma dalam paradigma negara-bangsa (nation-state) sejak awal abad ke-19. Monokulturalisme menghendaki adanya kesatuan budaya secara normatif (istilah 'monokultural' juga dapat digunakan untuk menggambarkan homogenitas yang belum terwujud (pre-existing homogeneity). Sementara itu, asimilasi adalah timbulnya keinginan untuk bersatu antara dua atau lebih kebudayaan yang berbeda dengan cara mengurangi perbedaan-perbedaan sehingga tercipta sebuah kebudayaan baru. Sumber: http://my.opera.com/Putra%20Pratama/blog/show.dml/2743875 http://id.m.wikipedia.org/wiki/Multikulturalisme

AKULTURASI PSIKOLOGI

AKULTURASI PSIKOLOGI Akulturasi psikologis adalah akulturasi yang terjadi pada psikologis seseorang atau suatu masyarakat, misalnya seseorang yang merantau akan terpengaruh dengan budaya yang ada ditempatnya merantau secara psikologis, seperti pola berpikir atau sifatnya, tetapi tidak membuat ia berubah seutuhnya menjadi seperti orang-orang asli ditempat tersebut. Akulturasi itu sendiri adalah suatu proses sosial yang timbul ketika suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya akulturasi adalah perubahan sosial budaya dan struktur sosial serta pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Faktor-faktor yang memperkuat potensi akulturasi dalam taraf individu adalah faktor-faktor kepribadian seperti toleransi, kesamaan nilai, mau mengambil resiko, keluesan kognitif, keterbukaan dan sebagainya. Dua budaya yang mempunyai nilai-nilai yang sama akan lebih mudah mengalami akulturasi dibandingkan dengan budaya yang berbeda nilai. Faktor yang Mempengaruhi Akulturasi Akulturasi adalah penggabungan dua budaya yang berbeda yang merupakan hasil dari proses interaksi. Istilah akulturasi atau culture contact (kontak kebudayaan) mempunyai pengertian proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu di hadapkan dengan unsur-unsur dari kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan di olah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi akulturasi Terjadinya akulturasi adalah perubahan sosial budaya dan struktur sosial serta pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Secara garis besar, ada dua faktor yang menyebabkan akulturasi dapat terjadi, yaitu: Faktor Intern Bertambah dan berkurangnya penduduk (kelahiran, kematian, migrasi) Adanya penemuan baru. Discovery --- penemuan ide atau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada. Invention --- penyempurnaan penemuan baru. Innovation --- pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang telah ada. Penemuan baru didorong oleh kesadaran masyarakat akan kekurangan unsur dalam kehidupannya, kualitas ahli atau anggota masyarakat. Konflik yang terjadi dalam masyarakat. Pemberontakan atau revolusi Faktor Ekstern Perubahan alam Peperangan Pengaruh kebudayaan lain melalui difusi (penyebaran kebudayaan), akulturasi (pembauran antar budaya yang masih terlihat masing-masing sifat khasnya), asimilasi (pembauran antar budaya yang menghasilkan budaya yang sama sekali baru batas budaya lama tidak tampak lagi). Faktor-faktor yang memperkuat potensi akulturasi dalam taraf individu adalah faktor-faktor kepribadian seperti toleransi, kesamaan nilai, mau mengambil resiko, keluesan kognitif, keterbukaan dan sebagainya. Dua budaya yang mempunyai nilai-nilai yang sama akan lebih mudah mengalami akulturasi dibandingkan dengan budaya yang berbeda nilai. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi http://bknpsikologi.blogspot.com/2010/11/akulturasi-dan-enkulturasi.html

Rabu, 21 Maret 2012

FENOMENA PSIKOPAT YANG MERESAHKAN MASYARAKAT

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.

Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan [1].

Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.

Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan [2].

Psikopat memiliki 20 ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diharapkan tidak membuat orang-orang mudah mengecap seseorang psikopat karena diagnosis gejala ini membutuhkan pelatihan ketat dan hak menggunakan pedoman penilaian formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan pengamatan-pengamatan lainnya. Mengecap seseorang dengan psikopat dengan sembarangan beresiko buruk, dan setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi jelek.

Lima tahap mendiagnosis psikopat
1. Mencocokan kepribadian pasien dengan 20 kriteria yang ditetapkan Prof. Hare. Pencocokkan ini dilakukan dengan cara mewawancara keluarga dan orang-orang terdekat pasien, pengaduan korban, atau pengamatan prilaku pasien dari waktu ke waktu.
2. Memeriksa kesehatan otak dan tubuh lewat pemindaian menggunakan elektroensefalogram, MRI, dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Hal ini dilakukan karena menurut penelitian gambar hasil PET (positron emission tomography) perbandingan orang normal, pembunuh spontan, dan pembunuh terencana berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak di bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak lobus frontal dipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadiaN
3. Wawancara menggunakan metode DSM IV (The American Psychiatric Association Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder versi IV) yang dianggap berhasil untuk menentukan kepribadian antisosial.
4. Memperhatikan gejala kepribadian pasien. Biasanya sejak usia pasien 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.
Melakukan psikotes. Psikopat biasanya memiliki IQ yang tinggi.

Gejala-gejala psikopat

1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
5. Sikap antisosial di usia dewasa.
6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.

PSIKOLOGI KESEHATAN MENTAL

Definisi kesehatan mental :
Istilah Kesehatan Mental diambil dari konsep mental hygiene, kata mental berasal dari bahasa Yunani yang berarti Kejiwaan. Kata mental memilki persamaan makna dengan kata Psyhe yang berasal dari bahasa latin yang berarti Psikis atau Jiwa, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa mental hygiene berarti mental yang sehat atau kesehatan mental.
Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan mental baik berupa neurosis maupun psikosis (penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial).

Kesehatan mental seseorang sangat erat kaitannya dengan tuntutan-tuntutan masyarakat tempat ia hidup, masalah-masalah hidup yang dialami, peran sosial dan pencapaian-pencapaian sosialnya.
Berdasarkan orientasi penyesuaian diri, kesehatan mental memiliki pengertian kemampuan seseorang untuk dapat menyesuaikan diri sesuai tuntutan kenyataan di sekitarnya. Tuntutan kenyataan yang dimaksud di sini lebih banyak merujuk pada tuntutan yang berasal dari masyarakat yang secara konkret mewujud dalam tuntutan orang-orang yang ada di sekitarnya. M. Jahoda, seorang pelopor gerakan kesehatan mental, memberi definisi kesehatan mental yang rinci. Dalam definisinya, “kesehatan mental adalah kondisi seseorang yang berkaitan dengan penyesuaian diri yang aktif dalam menghadapi dan mengatasi masalah dengan mempertahankan stabilitas diri, juga ketika berhadapan dengan kondisi baru, serta memiliki penilaian nyata baik tentang kehidupan maupun keadaan diri sendiri.”
Definisi dari Jahoda mengandung istilah-istilah yang pengertiannya perlu dipahami secara jelas yaitu penyesuaian diri yang aktif, stabilitas diri, penilaian nyata tentang kehidupan dan keadaan diri sendiri.

Penyesuaiaan diri berhubungan dengan cara-cara yang dipilih individu untuk mengolah rangsangan, ajakan dan dorongan yang datang dari dalam maupun luar diri. Penyesuaian diri yang dilakukan oleh pribadi yang sehat mental adalah penyesuaian diri yang aktif dalam pengertian bahwa individu berperan aktif dalam pemilihan cara-cara pengolahan rangsang itu. Individu tidak seperti binatang atau tumbuhan hanya reaktif terhadap lingkungan. Dengan kata lain individu memiliki otonomi dalam menanggapi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Etika Internet

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu
menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia,
dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis
hingga yang dinamis dan interaktif.

Apa itu Internet? Mari coba kita jabarkan Pengertian dari Internet.

Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.

Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.

Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

Internet memberikan banyak sekali manfaat, ada yang bisa memberikan manfaat baik dan buruk. Baik bila digunakan untuk pembelajaran informasi dan buruk bila digunakan untuk hal yang berbau pornografi, informasi kekerasan, dan lain-lainnya yang negatif.

Internet ini memungkinkan pengguna komputer di seluruh dunia untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan cara saling mengirimkan email, menghubungkan komputer satu ke ke komputer yang lain, mengirim dan menerima file dalam bentuk text, audio, video, membahas topik tertentu pada newsgroup, website social networking dan lain-lain.

Senin, 25 April 2011

CLASSROOM MANAGEMENT AND COMMUNICATION

TINJAUAN

walaupun kita telah berbicara tentang pengelolaan kelas di seluruh buku ini, kita sekarang siap untuk menguji beberapa aspek kunci dari masalah ini secara mendalam. beberapa topik dalam psikologi pendidikan adalah sebagai penting untuk mengajar. manajemen kelas tentu salah satu perhatian utama dari guru, terutama guru mulai menjadi manajer yang efektif. ketika waktu kelas dikonsumsi oleh masalah manajemen, siswa tidak nyaman, dan sedikit belajar yang nyata terjadi. dengan kata lain, manajemen kelas yang baik adalah salah satu pengaruh kuat pada belajar akademik.
sifat kelas, mengajar, dan mahasiswa membuat manajemen yang baik merupakan bahan penting sukses, kita akan melihat mengapa hal ini benar. selanjutnya kita akan beralih ke tujuan pengelolaan kelas. manajer yang sukses menciptakan lebih banyak waktu untuk bersandar, melibatkan siswa lebih, dan membantu para siswa untuk menjadi mandiri mengelola.
untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus membangun suasana kerja yang baik. langkah pertama dalam Proses ini adalah perencanaan aturan, Prosedur, rutinitas, dan kegiatan. langkah berikutnya adalah mengajar siswa bagaimana mengikuti aturan dan prosedur sehingga kegiatan dapat mengalir lancar. ini harus dimulai pada hari pertama kelas
sekali mendirikan lingkungan kerja yang positif harus dijaga sepanjang tahun. salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mencoba untuk mencegah masalah dari terjadi sama sekali. tapi ketika masalah timbul-respons seperti yang mereka selalu lakukan-yang efektif adalah penting. apa yang akan Anda lakukan ketika siswa masalah pribadi sulit, atau ketika salah satu siswa meminta nasihat Anda pada kami akan meneliti cara-cara yang guru dapat berkomunikasi secara efektif dengan siswa mereka dalam dan banyak dalam situasi lain.
pada saat Anda telah selesai bab ini, Anda harus dapat melakukan hal berikut:
. menggambarkan tuntutan manajerial khusus kelas dan berhubungan tuntutan kepada siswa dari berbagai usia.
. membuat daftar aturan dan prosedur untuk kelas.
. mengembangkan rencana untuk mengatur minggu pertama Anda mengajar.
. menjelaskan kounin saran untuk untuk mencegah masalah-masalah manajemen
. menjelaskan bagaimana Anda mightrespond kepada seorang mahasiswa yang jarang menyelesaikan pekerjaan
. menyarankan dua pendekatan yang berbeda untuk menangani konflik antara guru dan siswa atau antara dua mahasiswa.
Kelas membutuhkan manajer
pada tahun 1985 organisasi Gallup dilakukan ketujuh belas tahunan mereka Gallup Poll sikap publik terhadap sekolah umum. untuk kali keenam belas pada mereka 17 tahun, 'kurangnya disiplin' bernama sebagai masalah nomor satu yang dihadapi sekolah. kurang dari 1986 sampai 'penggunaan obat-obatan' 1988 mengambil alih tempat pertama pada daftar masalah, tapi 'disiplin tidak jauh di belakang di nomor dua (Gallup, 1985, 1986: Galuup & Clark, 1987; Gallup & Elam 1988). dalam survei guru, chroniccontent tertutup dan belajar siswa biasanya lebih besar dari hubungan antara perilaku guru khusus dan siswa belajar 9 Rosen-bersinar, 19790. jadi satu importaint Tujuan dari manajemen kelas untuk kadang-kadang disebut alokasi waktu.
tetapi hanya membuat lebih banyak waktu untuk belajar tidak akan secara otomatis mengakibatkan prestasi. menjadi berharga, waktu harus digunakan secara efektif. memproses informasi merupakan faktor sentral dalam apa yang mereka pelajari dan ingat. pada dasarnya, siswa akan mempelajari apa yang mereka praktek dan apa yang mereka perhatian untuk berdoa (Doyke 1983). mekar (1979) mengkaji 15 studi tentang perhatian siswa dan belajar. korelasi yang lebih tinggi telah dilaporkan dalam studi bahwa: perkembangan perhatian hanya untuk tugas-tugas akademik (Rosenshine 1979). menghabiskan waktu aktif menghadiri untuk tugas-tugas belajar spesifik adalah pften disebut waktu terlibat, atau kadang-kadang adalah untuk meningkatkan kualitas menggunakan waktu dengan menjaga siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran berharga.
akses untuk belajar.
setiap kegiatan kelas memiliki aturan sendiri untuk partisipasi. kadang-kadang aturan jelas oleh guru, bahkan tidak sadar akan utamanya mereka mengikuti aturan yang berbeda untuk kegiatan yang berbeda (Berlin 1983). dan perbedaan kadang-kadang cukup halus. misalnya, dalam sebuah kelompok siswa membaca mungkin harus mengangkat tangan mereka untuk membuat komentar, tapi dalam acara-dan-katakan lingkaran di kelas yang sama mereka hanya mungkin harus menangkap mata guru. mendefinisikan aturan yang bisa berbicara, apa yang dapat mereka bicarakan, dan kapan, untuk siapa, dan berapa lama mereka dapat berbicara sering disebut struktur partisipasi (Erickson & Shultz 1977). agar dapat berpartisipasi dengan sukses dalam aktivitas yang diberikan, siswa harus memahami structunes partisipasi. Namun, pemahaman dalam tidak selalu mudah, karena, tidak kita kencang, aturan partisipasi sering pergi tak tertulis.

akses untuk belajar.
setiap kegiatan kelas memiliki aturan sendiri untuk partisipasi. kadang-kadang aturan jelas oleh guru, bahkan tidak sadar akan utamanya mereka mengikuti aturan yang berbeda untuk kegiatan yang berbeda (Berlin 1983). dan perbedaan kadang-kadang cukup halus. misalnya, dalam sebuah kelompok siswa membaca mungkin harus mengangkat tangan mereka untuk membuat komentar, tapi dalam acara-dan-katakan lingkaran di kelas yang sama mereka hanya mungkin harus menangkap mata guru. mendefinisikan aturan yang bisa berbicara, apa yang dapat mereka bicarakan, dan kapan, untuk siapa, dan berapa lama mereka dapat berbicara sering disebut struktur partisipasi (Erickson & Shultz 1977). agar dapat berpartisipasi dengan sukses dalam aktivitas yang diberikan, siswa harus memahami berpartisipasi structunes. Namun, pemahaman dalam tidak selalu mudah, karena, tidak kita kencang, aturan partisipasi sering pergi tak tertulis.
ini dapat menciptakan konflik. tampaknya beberapa siswa datang ke sekolah lebih mampu berpartisipasi dari lainnya. struktur partisipasi mereka belajar di rumah dalam interaksi dengan saudara kandung, orang tua, dan aduls lainnya sesuai struktur partisipasi kegiatan shcool cukup baik. untuk anak-anak lain, apa yang bekerja di rumah tidak sesuai dengan apa yang diharapkan di sekolah. tetapi guru tidak selalu menyadari konflik ini. sebaliknya mereka melihat bahwa seorang anak tidak hanya cocok, tampaknya selalu mengatakan hal yang salah pada waktu yang salah, atau sangat enggan untuk berpartisipasi, dan mereka tidak yakin mengapa.
contoh yang sangat baik dari dampak konflik tersebut dapat dilihat pada Proyek Pendidikan Kamehameha Erly, atau KEEP (Au, 1980). Peneliti menemukan bahwa interaksi dalam keluarga Hawaii terlibat banyak tumpang tindih dalam percakapan, dengan orang-orang berdentang di setiap kali mereka memiliki sesuatu untuk menambahkan. di sekolah, gaya interaksi dipandang sebagai interuppting. tapi ketika pelajaran membaca diubah untuk memungkinkan gaya tumpang tindih, membaca prestasi ditingkatkan untuk childrent Hawaii dalam proyek (Au & Mason, 1981). akses untuk belajar meningkat untuk anak-anak ketika aturan untuk partisipasi yang diubah untuk menyesuaikan pengalaman mereka. untuk menerima orang dewasa sebagai fingures otoritas-untuk mengikuti instruksi dan berusaha untuk menyenangkan.
anak-anak di tahun-tahun dasar menengah biasanya akrab dengan peran mahasiswa, bahkan jika mereka tidak selalu axample sempurna itu. banyak sekolah dan rutinitas kelas telah bacome relatif mungkin harus diajarkan secara langsung, namun. ang Anda dapat mendengar reflain akrab. "guru tahun lalu saya tidak melakukannya dengan cara itu!" . Namun, pada tahap ini Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu pemantauan dan maintraining sistem manajemen dari mengajar secara langsung.
menjelang akhir sekolah dasar dan awal dari sekolah tinggi, seperti yang Anda lihat dalam Bab 3, persahabatan dan status dalam kelompok sebaya mengambil kepentingan yang luar biasa. menyenangkan guru mungkin akan digantikan dengan menyenangkan rekan-rekan. beberapa siswa yang menjadi kurang peduli dengan pendapat guru dan lebih tertarik dalam kehidupan sosial mereka.
Pada akhir sekolah menengah, fokus mahasiswa harus kembali ke akademisi. banyak yang benar-benar terasing putus. kelas manajemen pada rusa ini melibatkan pengelolaan kurikulum, materi akademik pas untuk kepentingan dan kemampuan siswa, dan membantu siswa menjadi lebih mandiri mengelola dalam pembelajaran mereka. beberapa kelas pertama setiap bahan dan Tetap atau untuk melacak dan menyerahkan assignmenta. tapi studena paling tahu apa yang diharapkan.

Kamis, 07 April 2011

LONGSOR

Longsor adalah perpindahan atau pergerakan batuan, massa, tanah secara menurun menuju bagian bawah suatu lereng. Jadi tanah longsor bisa terjadi pada material tanah atau batuan atau campuran keduanya. Tanah dan batuan terdiri dari komponen-komponen yang apabila terjadi gangguan, akan mengalami ketidakseimbangan di dalamnya, sehingga mudah rusak atau terlepas dari bagian massa dasarnya.
Longsor dapat terjadi berkaitan dengan bahaya gempa bumi, banjir, dan gunung api, tanah longsor juga terjadi ketika kekuatan dari batuan atau tanah yang membentuk lereng dilampaui oleh tekanan lereng bagian bawah.

Kekuatan tanah dari satu lereng bisa berkurang disebabkan oleh berbagai hal sebagai berikut :

* Meningkatnya kandungan air yang disebabkan oleh hujan lebat atau naiknya air tanah
* Meningkatnya sudut lereng untuk pembangunan rumah baru atau oleh erosi sungai

Sedangkan tekanan bawah lereng dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut :

1. Getaran dari gempa bumi, letusan, mesin, dan lalu lintas
2. Hilangnya penompang dari samping oleh gugurnya lereng sebelumnya, pendirian bangunan, dan penggalian
3. Hilangnya pohon atau tumbuhan yang tumbuh di sekitar akibat kebakaran, penebangan yang semena-mena yang menyebabkan penggundulan hutan sehingga banyak lahan yang kosong tidak terawat
4. Beban berat yang dipikul oleh batuan atau tanah tersebut dari beban bangunan, bocoran irigasi pembuangan sampah yang sembarangan


Tindakan Penyelamatan
Kenampakan yang mungkin dapat kita amati sebelum bahaya longsor terjadi yaitu antara lain sebagai berikut :

1. Adanya sumber mata air atau gundukan tanah di dareah tersebut yang sebelumnya belum basah tiba-tiba saja muncul
2. Adanya kenaikan muka tegel di lantai rumah dan pada pondasi bangunan
3. Pecahnya saluran air dan fasilitas lain di bawah tanah
4. Miringnya tiang telepon, pohon-pohon, dan miringnya dinding penahan/penompang
5. Tiba-tiba surutnya tinggi muka air anak sungai walaupun hujan masih turun

Tempat-tempat yang aman yang dapat kita tuju untuk menghindari bahaya longsor antara lain adalah : segera kita mengungsi ketempat dataran tinggi yang jauh dari daerah longsor, di atas bukit dan hindari.

Tindakan Pencegahan

Tindakan-tindakan pengamanan yang dapat kita lakukan sebelum bahaya longsor terjadi adalah sebagai berikut :

1. Biasakan melihat-lihat dahulu daerah sekitar tempat tinggal kita dan biasakanlah dengan apa yang telah kita lihat
2. Pelajari tanda-tanda bahaya longsor
3. Membuat peta ungsian untuk keluarga kita sendiri. Buatlah sekurang-kurangnya 2 buah jalur jalan penyelamatan yang berbeda
4. Buatlah juga semacam rencana darurat khusus untuk keluarga kita sendiri. Maka nama, alamat dan nomor telepon masing-masing (jika memungkinkan) haruslah dicatat dan dihafal dengan baik.

BANJIR


Banjir
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ini adalah versi yang telah diperiksa dari halaman initampilkan/sembunyikan detail
Ini adalah versi stabil, diperiksa pada tanggal 28 Maret 2011. Ada 1 perubahan tertunda menunggu peninjauan.

Akurasi Terperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Karena banjir aktivitas masyarakat terhenti

Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air.Peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering. Banjir pada umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi. Kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya. Air banjir juga membawa lumpur berbau yang dapat menutup segalanya setelah air surut. Banjir adalah hal yang rutin.Setiap tahun pasti datang. Banjir, sebenarnya merupakan fenomena kejadian alam "biasa" yang sering terjadi dan dihadapi hampir di seluruh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Banjir sudah temasuk dalam urutan bencana besar, karena meminta korban besar.


CIRI - CIRI BANJIR

Bencana banjir memiliki ciri-ciri dan akibat sebagai berikut.[7]

* Banjir biasanya terjadi saat hujan deras yang turun terus menerus sepanjang hari.
* Air menggenangi tempat-tempat tertentu dengan ketinggian tertentu.
* Banjir dapat mengakibatkan hanyutnya rumah-rumah, tanaman, hewan, dan manusia.
* Banjir mengikis permukaan tanah sehingga terjadi endapan tanah di tempat-tempat yang rendah.
* Banjir dapat mendangkalkan sungai, kolam, atau danau.
* Sesudah banjir, lingkungan menjadi kotor oleh endapan tanah dan sampah.
* Banjir dapat menyebabkan korban jiwa, luka berat, luka ringan, atau hilangnya orang.
* Banjir dapat menyebabkan kerugian yg besar baik secara moril maupun materiil.

JENIS

Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi, jenis banjir dibedakan menjadi tiga, yaitu banjir sungai, banjir danau, dan banjir laut pasang.[8]

* Banjir Sungai

Terjadi karena air sungai meluap.

* Banjir Danau

Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol.

* Banjir Laut pasang

Terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi.

DAMPAK BANJIR

Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berupa:[1]

1. Rusaknya areal pemukiman penduduk,
2. Sulitnya mendapatkan air bersih, dan
3. Rusaknya sarana dan prasarana penduduk.
4. Rusaknya areal pertanian
5. Timbulnya penyakit-penyakit
6. Menghambat transportasi darat

Minggu, 03 April 2011

Tata Surya



Tata Surya[a] adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi[b], dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.

Berdasarkan jaraknya dari matahari, kedelapan planet Tata Surya ialah Merkurius (57,9 juta km), Venus (108 juta km), Bumi (150 juta km), Mars (228 juta km), Yupiter (779 juta km), Saturnus (1.430 juta km), Uranus (2.880 juta km), dan Neptunus (4.500 juta km). Sejak pertengahan 2008, ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Orbit planet-planet kerdil, kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus. Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km).

Enam dari kedelapan planet dan tiga dari kelima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami, yang biasa disebut dengan "bulan" sesuai dengan Bulan atau satelit alami Bumi. Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain.

Sejarah penemuan

Lima planet terdekat ke Matahari selain Bumi (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter dan Saturnus) telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka semua bisa dilihat dengan mata telanjang. Banyak bangsa di dunia ini memiliki nama sendiri untuk masing-masing planet.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad lalu membawa manusia untuk memahami benda-benda langit terbebas dari selubung mitologi. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop refraktornya mampu menjadikan mata manusia "lebih tajam" dalam mengamati benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata telanjang.

Karena teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam, ia bisa melihat berbagai perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap Matahari. Penalaran Venus mengitari Matahari makin memperkuat teori heliosentris, yaitu bahwa matahari adalah pusat alam semesta, bukan Bumi, yang sebelumnya digagas oleh Nicolaus Copernicus (1473-1543). Susunan heliosentris adalah Matahari dikelilingi oleh Merkurius hingga Saturnus.
Model heliosentris dalam manuskrip Copernicus.

Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan, satelit Saturnus, yang berada hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter.

Perkembangan teleskop juga diimbangi pula dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630) dengan Hukum Kepler. Dan puncaknya, Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan hukum gravitasi. Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan pencarian dan perhitungan benda-benda langit selanjutnya

Pada 1781, William Herschel (1738-1822) menemukan Uranus. Perhitungan cermat orbit Uranus menyimpulkan bahwa planet ini ada yang mengganggu. Neptunus ditemukan pada Agustus 1846. Penemuan Neptunus ternyata tidak cukup menjelaskan gangguan orbit Uranus. Pluto kemudian ditemukan pada 1930.

Pada saat Pluto ditemukan, ia hanya diketahui sebagai satu-satunya objek angkasa yang berada setelah Neptunus. Kemudian pada 1978, Charon, satelit yang mengelilingi Pluto ditemukan, sebelumnya sempat dikira sebagai planet yang sebenarnya karena ukurannya tidak berbeda jauh dengan Pluto.

Para astronom kemudian menemukan sekitar 1.000 objek kecil lainnya yang letaknya melampaui Neptunus (disebut objek trans-Neptunus), yang juga mengelilingi Matahari. Di sana mungkin ada sekitar 100.000 objek serupa yang dikenal sebagai Objek Sabuk Kuiper (Sabuk Kuiper adalah bagian dari objek-objek trans-Neptunus). Belasan benda langit termasuk dalam Objek Sabuk Kuiper di antaranya Quaoar (1.250 km pada Juni 2002), Huya (750 km pada Maret 2000), Sedna (1.800 km pada Maret 2004), Orcus, Vesta, Pallas, Hygiea, Varuna, dan 2003 EL61 (1.500 km pada Mei 2004).

Penemuan 2003 EL61 cukup menghebohkan karena Objek Sabuk Kuiper ini diketahui juga memiliki satelit pada Januari 2005 meskipun berukuran lebih kecil dari Pluto. Dan puncaknya adalah penemuan UB 313 (2.700 km pada Oktober 2003) yang diberi nama oleh penemunya Xena. Selain lebih besar dari Pluto, objek ini juga memiliki satelit.

Struktur

Komponen utama sistem Tata Surya adalah matahari, sebuah bintang deret utama kelas G2 yang mengandung 99,86 persen massa dari sistem dan mendominasi seluruh dengan gaya gravitasinya.[5] Yupiter dan Saturnus, dua komponen terbesar yang mengedari matahari, mencakup kira-kira 90 persen massa selebihnya.[c]

Hampir semua objek-objek besar yang mengorbit matahari terletak pada bidang edaran bumi, yang umumnya dinamai ekliptika. Semua planet terletak sangat dekat pada ekliptika, sementara komet dan objek-objek sabuk Kuiper biasanya memiliki beda sudut yang sangat besar dibandingkan ekliptika.

Planet-planet dan objek-objek Tata Surya juga mengorbit mengelilingi matahari berlawanan dengan arah jarum jam jika dilihat dari atas kutub utara matahari, terkecuali Komet Halley.

Hukum Gerakan Planet Kepler menjabarkan bahwa orbit dari objek-objek Tata Surya sekeliling matahari bergerak mengikuti bentuk elips dengan matahari sebagai salah satu titik fokusnya. Objek yang berjarak lebih dekat dari matahari (sumbu semi-mayor-nya lebih kecil) memiliki tahun waktu yang lebih pendek. Pada orbit elips, jarak antara objek dengan matahari bervariasi sepanjang tahun. Jarak terdekat antara objek dengan matahari dinamai perihelion, sedangkan jarak terjauh dari matahari dinamai aphelion. Semua objek Tata Surya bergerak tercepat di titik perihelion dan terlambat di titik aphelion. Orbit planet-planet bisa dibilang hampir berbentuk lingkaran, sedangkan komet, asteroid dan objek sabuk Kuiper kebanyakan orbitnya berbentuk elips.

Untuk mempermudah representasi, kebanyakan diagram Tata Surya menunjukan jarak antara orbit yang sama antara satu dengan lainnya. Pada kenyataannya, dengan beberapa perkecualian, semakin jauh letak sebuah planet atau sabuk dari matahari, semakin besar jarak antara objek itu dengan jalur edaran orbit sebelumnya. Sebagai contoh, Venus terletak sekitar sekitar 0,33 satuan astronomi (SA) lebih dari Merkurius[d], sedangkan Saturnus adalah 4,3 SA dari Yupiter, dan Neptunus terletak 10,5 SA dari Uranus. Beberapa upaya telah dicoba untuk menentukan korelasi jarak antar orbit ini (hukum Titus-Bode), tetapi sejauh ini tidak satu teori pun telah diterima.

Hampir semua planet-planet di Tata Surya juga memiliki sistem sekunder. Kebanyakan adalah benda pengorbit alami yang disebut satelit, atau bulan. Beberapa benda ini memiliki ukuran lebih besar dari planet. Hampir semua satelit alami yang paling besar terletak di orbit sinkron, dengan satu sisi satelit berpaling ke arah planet induknya secara permanen. Empat planet terbesar juga memliki cincin yang berisi partikel-partikel kecil yang mengorbit secara serempak.

Tata Surya bagian dalam
Tata Surya bagian dalam adalah nama umum yang mencakup planet kebumian dan asteroid. Terutama terbuat dari silikat dan logam, objek dari Tata Surya bagian dalam melingkup dekat dengan matahari, radius dari seluruh daerah ini lebih pendek dari jarak antara Yupiter dan Saturnus.

Planet-planet bagian dalam
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Planet kebumian
Planet-planet bagian dalam. Dari kiri ke kanan: Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars (ukuran menurut skala)

Empat planet bagian dalam atau planet kebumian (terrestrial planet) memiliki komposisi batuan yang padat, hampir tidak mempunyai atau tidak mempunyai bulan dan tidak mempunyai sistem cincin. Komposisi Planet-planet ini terutama adalah mineral bertitik leleh tinggi, seperti silikat yang membentuk kerak dan selubung, dan logam seperti besi dan nikel yang membentuk intinya. Tiga dari empat planet ini (Venus, Bumi dan Mars) memiliki atmosfer, semuanya memiliki kawah meteor dan sifat-sifat permukaan tektonis seperti gunung berapi dan lembah pecahan. Planet yang letaknya di antara matahari dan bumi (Merkurius dan Venus) disebut juga planet inferior.

Merkurius

Merkurius (0,4 SA dari matahari) adalah planet terdekat dari matahari serta juga terkecil (0,055 massa bumi). Merkurius tidak memiliki satelit alami dan ciri geologisnya di samping kawah meteorid yang diketahui adalah lobed ridges atau rupes, kemungkinan terjadi karena pengerutan pada perioda awal sejarahnya.[26] Atmosfer Merkurius yang hampir bisa diabaikan terdiri dari atom-atom yang terlepas dari permukaannya karena semburan angin matahari.[27] Besarnya inti besi dan tipisnya kerak Merkurius masih belum bisa dapat diterangkan. Menurut dugaan hipotesa lapisan luar planet ini terlepas setelah terjadi tabrakan raksasa, dan perkembangan ("akresi") penuhnya terhambat oleh energi awal matahari.

Venus

Venus (0,7 SA dari matahari) berukuran mirip bumi (0,815 massa bumi). Dan seperti bumi, planet ini memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi, atmosfernya juga tebal dan memiliki aktivitas geologi. Akan tetapi planet ini lebih kering dari bumi dan atmosfernya sembilan kali lebih padat dari bumi. Venus tidak memiliki satelit. Venus adalah planet terpanas dengan suhu permukaan mencapai 400 °C, kemungkinan besar disebabkan jumlah gas rumah kaca yang terkandung di dalam atmosfer.[30] Sejauh ini aktivitas geologis Venus belum dideteksi, tetapi karena planet ini tidak memiliki medan magnet yang bisa mencegah habisnya atmosfer, diduga sumber atmosfer Venus berasal dari gunung berapi

Bumi

Bumi (1 SA dari matahari) adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat, satu-satunya yang diketahui memiliki aktivitas geologi dan satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Hidrosfer-nya yang cair adalah khas di antara planet-planet kebumian dan juga merupakan satu-satunya planet yang diamati memiliki lempeng tektonik. Atmosfer bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya, karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen.[32] Bumi memiliki satu satelit, bulan, satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di dalam Tata Surya.

Mars

Mars (1,5 SA dari matahari) berukuran lebih keci dari bumi dan Venus (0,107 massa bumi). Planet ini memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris, menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai baru belakangan ini. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi.[33] Mars mempunyai dua satelit alami kecil (Deimos dan Phobos) yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.

Gunung meletus



Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.

Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km.

Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif.

Berbagai Tipe Gunung Berapi :

1. Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano)
2. Gunung berapi perisai (shield volcano)
3. Gunung berapi maar


Ciri-ciri gunung berapi akan meletus :

Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, antara lain

* Suhu di sekitar gunung naik.
* Mata air menjadi kering
* Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa)
* Tumbuhan di sekitar gunung layu
* Binatang di sekitar gunung bermigrasi

Hasil letusan gunung berapi :
Berikut adalah hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :

1.Gas vulkanik
Gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbon monoksida (CO), Karbon dioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), Sulfur dioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayakan manusia.
Lava dan aliran pasir serta batu panas

Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.
Lahar

Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.
Hujan Abu
Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Karena sangat halus, abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya. Abu letusan ini bisa menganggu pernapasan.

Awan panas
Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.

Mitos 'Tokoh Utama' Imlek


Festival Musim Semi, atau pergantian tahun baru China 2561 sudah berlangsung. Ada cerita mitos di balik perayaan tahun baru hari pertama bulan pertama penanggalan Tionghoa ini.

Perayaan tahun baru China ini akan berakhir dengan perayaan Cap Go Meh di tanggal ke 15 atau pada saat bulan purnama. 'Tokoh' utama mitos di balik Imlek adalah Nian.

Diceritakan, Nian merupakan binatang buas, monster, makhluk jahat, apapun itu sebutannya. Makhluk yang memiliki kepala panjang dengan tanduk yang tajam itu berasal dari laut.

Binatang buas raksasa ini mampu melahap satu kampung manusia hanya dengan satu gigitan. Betapa takutnya masyarakat pada saat itu.

Pada satu hari Nian hendak berburu ke kampung. Tetapi tiba-tiba, ada satu kebun buluh milik warga yang berdekatan kampung orang-orang cina terbakar.

Buluh-buluh yang terbakar itu meletup dan mengeluarkan bunyi yang sangat kuat seperti mercon atau petasan. Ternyata, makhluk buas raksasa itu ternyata takut akan bunyi-bunyian keras dari kebakaran tadi.

Warga pun berkesimpulan, Nian takut dengan bunyi-bunyian keras. Maka itu, itu untuk mencegah dia datang, mereka memukul beduk, gong dan membakar bambu yang akan menimbulkan suara ledakan.

Kegiatan itu ampuh menakutkan Nian lalu dan tidak berani untuk pergi berdekatan dengan kampung. Para leluhur dan orang-orang tua juga telah berpesan agar orang-orang kampung menggantungkan kertas berwarna merah.

Gantungan keras merah di di pintu-pintu dan tingkap-tingkap menjelang tahun baru itu untuk mengantisipasi Nian yang mengganas. Warna merah sangat ditakuti oleh Nian, dan mampu menghalau sang raksasa.

Maka itu tidak aneh bila perayaan Imlek diramaikan dengan berbagai macam keramaian yang menyuguhkan atraksi barongsai berbentuk makhluk ganas lengkap dengan kembang api, petasan, dan keramaian lainnya.

Perayaan ini juga berkaitan dengan pesta para petani untuk menyambut musim semi. "Gong Xi Fa Cai - Wan Shi Ru Yi - Shen Ti Jian Kang" atau semoga sukses selama-lamanya dan selalu dalam keadaan sehat.

Jumat, 21 Januari 2011

DENIM HEADBAND












JUAL Denim Headband
Material : catoon. Harga : * motif polcadot : Rp. 15.000. * motif flowers : Rp. 20.000.
Harga belum termasuk ongkir :)

CONTACT PERSON : 085780080358 (lala) Pin : 23b8b9bb.

bisa message di facebook :D.
WELCOMING RESELLER
thanks a lot guys :*